Prilaku Abnormal

9:37 PM Edit This 0 Comments »


Didalam psikologi sering kita mendengar istilah normal dan abnormal. Seringkali orang mengatakan normal sama dengan sehat (healt). Tetapi sangat berbeda sekali penggunaan kedua struktur kata ini didalam dunia psikologi. Sehat mengandung pengertian keadaan yang sempurna secara biopsikososial, lebih sekedar terbebas dari penyakitataukecacatan.

Sehat menurut WHO adalah suatu keadaan fisik, mental, dan kehidupan sosial yang lengkap dan tidak semata-mata karena tidak adanya penyakit atau cacat/luka. Jadi bisa dikatakan sehat itu bisa dilihat dari fisik tiada cacat, mentalnya tidak terganggu. Sehat mental bisa dimaknai dengan penyesuain manusia terhadap dunia lingkungannya dan terhadap diri orang lain dengan keefektifan serta kebahagiaan yang maksimum.

Ada lima pengertian normalitas dari hasil survei yang dilakukan offer dan sabsiro:

1. tidak adanya gangguan atau kesakitan
2. keadaan yang ideal atau keadaan mental yang positif
3. normal sebagai rata-rata pengertian statistik
4. diterima secara sosial
5. proses berlangsung secara wajar, terutama dalam tahapan perkembangan.

Didasarkan klasifikasi pengertian normal itu atau kategori perilaku diatas, maka istilah normal tidak selalu berarti sehat. sehat lebih bermakna pengertian khusus, yaitu keadaan yang ideal atau keadaan mental yang positif. meskipun istilah normal dapat digunakan untuk menyebut istilah sehat, namun tidak semua tepat dugunakan.

Dalam pembicaraan sehari-hari, atau dalam pembahasan ilmiah, sering dijumpai istilah disorder (gangguan) dan deviasi. istilah ini sering kali dianggap sama, namun sebenarnya penekanannya berbeda satu dengan yang lainnya. Bahkan dalam beberapa hal, antara gangguan dan deviasi berhubungan, artinya orang yang mengalami gangguan sekaligus melakukan tindakan yang menyimpang secara sosial, misalnya orang mengalami gangguan kepribadian antisosial (psikopat) yang selalu melakukan tindakan-tindakan yang melanggar aturan masyarakat.

Dalam kasus yang lain, tidak selalu keduanya sejalan, bahwa adakalanya orang yang mengalami gangguan tidak deviasi, atau orang yang berprilaku deviasi sosial tidak sedang mengalami gangguan. Sebab itu orang yang melakukan korupsi dan tindakan asusila termasuk di dalam wilayah Psikopat??

0 comments: